Selasa, 26 Januari 2016

Perpustakaan kota

Aku duduk di pojok ruang perpustakaan kota,bersama gadis lain berkerudung merah yang juga temanku.Namanya dina,dia sedang asyik sendiri membaca novel berjudul "Autumn Melody" yang notabennya isinya korea semua,ya temaku ini memang k-pop lovers sekali. dan aku disini sibuk dengan blog pribadiku,menumpahkan segala kekacauan pemikiran-pemikiranku,memandangi orang-orang yang lalu lalang di setiap sudut ruangan ini,ada yang sibuk dengan skripsinya sampai keletihan dan stres pun tergurat di setiap inchi wajahnya,ada yang sibuk berselfie ria,baca koran, semua kalangan disini ada. 
okay,back to the story.
 Saat ini aku telah menemukan tambatan hati lain yang sebenarnya dia ini sudah lama ku kenal,jadi ya intinya aku percaya-percaya saja padanya. toh dia juga lebih dewasa dariku,jadi ku kira pemikirannya sudah tak sebocah mantan-mantanku dahulu. 
namun ada satu hal yang ku takutkan. aku takut berharap lebih padanya,aku takut. takut hal sama akan terulang lagi seperti kejadian yang tlah lalu dimana aku amat begitu kecewa karena telah menaruh harapan besar terhadap orang yang begitu tega menghancurkan perasaanku.

lebay memang kedengarannya,namun begitulah adanya. aku sampai sekarang masih belum mengerti bagaimana perasaanku terhadapnya,akankah sekedar kagum atau benar-benar menyayanginya. 
namun intinya saya sudah lelah berlayar,tolong segeralah sudahi badai ini. aku ingin berlabuh Tuhan. :)


Minggu, 10 Januari 2016

thanks for beautiful moment

halo semuanya,aku kembali lagi setelah beberapa hari nggak sempet posting.:)

Hari ini aku mau cerita tentang sahabat aku,namanya Aisyah. cantik kan namanya,secantik orangnya.
aku udah bersahabat sama dia kurang lebih hampir 16tahun,bukan waktu yang singkat. Ais begitu ku panggil dia,sejak kecil kami selalu bersama. mulai dari TK,SD,SMP,SMA hingga saat ini.
banyak yang menanyakan "Bagaimana sih persahabatan kalian bisa se awet ini?"
"Apa kalian nggak bosen temenan selama itu?"
"Pernah nggak berantem Hebat?"
"Pernah nggak marahan sampai lama dan kalian nggak mau ngomong berhari-hari?"

banyak sekali pertanyaan yang sampai sekarang aku juga bingung sebenarnya mau ngejawab apa :D
dan jawabannya PERNAH :)
kami pernah berantem hebat,kami pernah nggak mau ngomong satu sama lain.
tapi inilah justru bumbu pertemanan yang membuat kami tak pernah bosan.
kami beranjak dewasa bersama,dia selalu mengajarkan sesuatu yang tak ku ketahui,begitu pula aku. kami selalu belajar dan terus belajar setiap hari dari pengalaman dan kesalahan-kesalahan yang pernah kami buat sebelumnya.
umur kami tak terpaut jauh,kami selalu bersama,dan entah mengapa kami merasa jadi seperti bocah kembar :D konyol memang. .

kami selalu mendukung,mengerti,menegur dan saling memperbaiki.
satu sahabat cukup untuk menjadi duniaku,kekuranganku adalah kelabihan sahabatku,kami selalu melengkapi. bahkan kedua orang tua kami juga kenal baik hingga saat ini.
dia tidak pernah menuntut aku harus selalu ada di sisinya,aku juga tak pernah menuntut dia selalu ada di sisiku.
kami selalu memaklumi kegiatan dan kesibukan kami masing-masing,kami begitu tulus dalam berteman,semua suka semua duka sudah kami lewati selama 16tahun ini.semua tidaklah mudah,namun kami saling menguatkan,saling menopang dan hal itu masih berlanjut hingga saat ini.

setiap permasalahan yang ku punya selalu ku bagikan dengannya,dia tak pernah marah setiap kali aku datang dengan sejuta maslahaku dia tak pernah mejudge dengan berbagai prasangka negatif "datang hanya jika butuh",tak pernah seorang sahabat memikirkan kata ini karena  ketulusannya jauh lebih besar dari itu,namun dengan ketulusannya,hati yang lapang dan tangan yang terbuka dia selalu siap menampung masalah-masalahku yang akan ku ceritakan. dengan tulus dia menghiburku,walaupun sebenarnya aku belum tentu terhibur,namun sungguh mulia usahanya.

setiap kali kita main bareng entah kemana,salah satu dari handphone kami selalu penuh ratusan foto-foto kami,dengan gaya yang konyol dan bahkan mungkin beberapa sedikit menggelikan untuk di lihat. kami selalu berkomplot untuk berbagai hal,entah itu cinta,entah itu penyelidikan atau bahasa kerennya sekarang"stalking" dan kami sering berpura-pura bagaikan kami berdua ini adalah reinkarnasi detektif conan :D
aku ingin hal ini berlanjut hingga nanti maut memisahkan kita *eh eleeh lebay*
:D bukan tentang raga yang selalu bersama,namun ketulusan yang harus selalu ada.

satu sahabat cukup..
cukup membuatku tenang.
cukup membuatku nyaman.
cukup membuatku aman.
cukup membuatku bahagia menikmati hidup ini..

terimakasih Ais,thankyou for beautiful moment in my life .


Rabu, 06 Januari 2016

1 1/2 jam yang berharga

Alhamdulillah ku ucap syukur atas karuniaMu yg begitu besar hari ini ya Allah.

Hari ini,.. aku akan mencaritakan hari ini . Namun sebelumnya aku ingin tertawa terlebih dahulu HAHAHA :D menertawai diriku yang begitu bodoh selama ini dalam menyikapi sesuatu.
Hari ini aku mendapatkan suatu pelajaran berharga dari dosen mata kuliah pend.Agama Islam bpk.Drs.H.Nuryanto yang mungkin lewat beliau inilah Allah berusaha membukakan mata hati dan pikiranku selama ini yg tertutupi prasangka-prasangka menyedihkan yang justru itulah yang semakin membuatku merasa jadi orang yang gagal selama ini. Pak Nur ini sangat baik orangnya,belum cerita apa-apa aku sudah nangis duluan.
"Pak nanti kalau saya nangis gimana?"
sambil tersenyum beliau menjawab...
"oo tidak apa-apa,justru menangis itu dapat membuat seseorang menjadi lebih baik. justru apa yang di rasakan itu harus di ceritakan tentunya dengan orang yang tepat"
HAHAHA yaaiihh belum apa-apa aku udah nangis,cengeng amat yak >.<

"Mbak,kamu itu cantik.masih banyak di luar sana kemungkinan2 yang jauh lebih baik yang menunggu kamu. untuk mantan anggap saja dia bukan yang terbaik untuk kamu,karena coba sekarang fikirkan hanya mendapati masalah seperti ini saja dia dengan mudahnya berpaling ke yang lain,apalagi jika besok kamu sudah terlanjur berumah tangga dengannya,dia mungkin saja bisa mencari yang lain tanpa sepengetahuan kamu. ikhlaskan,sesungguhnya Allah sudah menunjukan mana yang baik dan mana yang tidak untukmu. ada hadist yang mengatakan bahwa seseorang yang baik akan berjodoh dengan yang baik pula,begitu juga kebalikannya." kata-kata ini yang sampai detik ini masih terngiang di kepala dan di telinga,saat di berikan masukan dan nasehat itu bak di tampar orang satu kampung biar sadar, seketika itu pula aku berfikir bahwa apa yang dikatakan beliau itu benar.

"Pak saya pernah memikirkan suatu hal yang dimana sebetulnya hal itu mungkin tidaklah terjadi seperti apa yang saya pikirkan,namun jika kelak tiba saat dimana yang saya pikirkan itu menjadi kenyataan bagaimana saya harus menyikapinya pak?."
lagi-lagi beliau mengatakan "ikhlaskan,sabar,dan anggap semuanya tidak terjadi. jika betul apa yang kamu pikirkan itu menjadi kenyataan bersikaplah baik seolah-olah kamu sudah ikhlas dan tidak menerka-nerka apa yang selanjutnya akan terjadi,karena jika kamu demikian maka kamu akan menyakiti dirimu sendiri. jika kamu ikhlas,maka ikhlas itu suatu saat nanti akan kembali kepadamu sebagai bentuk suatu kebaikan yang lain.ikhlaskan,walaupun itu menyakitkan."

"jika kamu memilih pasangan hidup itu sama dengan kamu menandatangani sebuah kontrak seumur hidup dengannya,saya sering miris melihat anak muda jaman sekarang yang asal dlm memilih teman atau sekarang disebut dengan istilah "pacar" ya. jika kamu ingin menandatangani sebuah kontrak pilihlah yang sekiranya isinya dapat membuat kehidupanmu lebih baik,bukan malah terjerumus ke lembah kenistaan atau kesengsaraan. Dunia itu bulat,apapun yang akan kamu lempar kelak akan kembali kepadamu,jika sama-sama melempar sesuatu kenapa tidak meleparkan saja sesuatu yang baik. seburuk apapun orang memperlakukanmu,tetaplah perlakukan ia dengan baik"

"seumuran kamu itu seharusnya sekarang menjalin suatu hunbungan itu sudah memikirkan ke arah yang lebih serius,bukan hanya untuk sekedar main-main. jika seseorang itu menyukai dan mencintai kamu dia pasti baka
l mengejar kok,berusaha keras untuk mendapatkan kamu. kalau yang sudah berlalu ini bahkan menyapa kamu saja tidak ya untuk apa di ingat-ingaat,berarti orang itu tidak baik untuk kamu. cari itu yang sudah mapan,minimal dia sudah bekerja lah,kalau sudah baik dan rajin beribadah itu sudah modal utama. bagus itu.. cari yang bisa membimbing kamu mengarahkan kamu ke hal yang lebih baik."

plaaaaakkkk. . aku benar2 merasa tertampar mendengar kalimat ini.
betul juga apa yang dikatakan beliau.

aku baru saja sekali ini bertemu dengan dosenku ini,tapi entah mengapa hati tergugah seperti ada yang menggerakan untuk curhat sama pak Nur ini. Mungkin Allah sengaja mengirimkan pak Nur ini untuk memberikan pemecahan bagi masalahku selama ini.
aku begitu beruntung mendapatkan karunia-karunia yang tak terhingga besarnya akhir-akhir ini dari Allah.
memang betul apa kata ibundaku "Aturlah jadwal sholatmu,maka Allah akan mengatur hidupmu dengan sangat baik"
Subhanallah,sungguh aku lebih tegar dan tenang menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi  nanti,apapun itu insyaallah aku siap. Walaupun entah kenyataan sepahit apapun yang akan ku terima. 


Selasa, 05 Januari 2016

Bad day

This is bad day for me. Mulai dari ngampus tiap hari ngeliat mantan yang ngeselin,sampai kejadian dimana celana gue lengket kena permen karet yg nempel di bawah meja. Bhuwaaaaaaaaaa >.< rasanya pengen makan orang.
Haiih. 😩 *terlalu mendramatisir keadaan*

Hari2 di kampus nggak se-menyenangkan dlu. Kini,semua terasa abu-abu,kelam,membosankan,menyebalkan,nothing special and terselimuti atmosfir kebencian. Bukan kebencian sih sebenarnya mungkin lebih ke marah dan jengkel yg sudah mendarah daging. Hahaha *lebay*

Hari ini biasa gue ada jadwal english conversation class,tp beruntung hari ini dosen yg mengampu Mr.Aji karena Mrs.Yuliana berhalangan hadir. Nah,yg gue suka dari Mr.Aji ini orangnya friendly banget, dan dapat mencairkan suasana kelas.
Sebenernya gue agak nggak niat gitu sih ngikutin mata kuliah ini di hari ini,soalnya biasa lah ya tau sndri gue kenapa -_- lagi2 betek sama mantan. So galau lah gue hari ini,lebih tepatnya sedikit galau. Akhirnya tugas pun terbengkalai dan gue cuma bisa ngoceh nggak jelas sama temen sebelah gue yang namanya balqis Roma *eh Rona maksud gue*.
Dan tau-tau entah kenapa mulut gue ngasal aja ngomong ke Mr.Aji
"What is your opinion about move on sir?"
"My opinion? Move on from what?" Says Mr.Aji
"About L O V E "
Dan kalian tau jawaban Mr.Aji apa?
Dengan tatapan yg meyakinkan,beliau menjawab D I F F I C U L T .

Ohhmegot,so dosen gue aja bilang itu sulit. Hahahaha
I know pak. I know *emotnangisnyungsepnyungsep*
😭😭😭
 Bersamaan dengan itu makin jadi lah ke nggak jelasan gue di kampus hari ini,mulai dari nyanyi-nyanyi nggak jelas sampai lagu nike ardila pun gue nyanyiin.

Aku bagai nelayaaaann. .
Yang kehilangan araah. .
Dan tak tau kemana. .
Ouwo uwooooo oo. .
Ku harus bersandaaaaaaarrr. .
Ooh Tuhan tolong lah ,tunjukan jalaan. .
Pada diriku. .
πŸŽΆπŸŽ΅πŸŽ΅πŸ’‹πŸŽ§πŸŽ€

Begitu sekiranya sepenggal kisah hidupku *eh lyric lagu maksudnya. πŸ˜’πŸ˜’πŸ˜’

Pesan hari ini : cinta itu tidak menyakitkan,yg menykitkan adalah kenangannya.
Jangan kamu mencoba mengulurkan tangan seolah ingin menggenggam jika hanya untuk kau lepaskan.
Karena yang.perlu di ingat adalah " JAGALAH KEPERCAYAAN SESEORANG TERHADAPMU"
jangan sesekali kamu mengecewakannya,karena jika sebuah kepercayaan hancur maka kata maafmu tak kan  berarti apa-apa. 

Senin, 04 Januari 2016

Renungan pukul tujuh

Untuk mendapatkan sesuatu seindah pelangi memang harus melewati badai seburuk hujan petir. :)
Begitu pula dalam hidup,Sesungguhnya jika kamu dapat melewati badai masalah yang berat dalam hidupmu,percayalah.. Tuhan sudah menyiapkan sesuatu yang indah yang menunggumu di ujung sana setelah badai  usai untuk membayar semua rasa letihmu.

Selalulah berprasangka baik kepada Rabb mu,niscaya kamu akan merasakan betapa Allah bekerja sangat baik mengatur hidupmu jika kau selalu mengingatnya dalam setiap sujudmu. 

Doaku malam ini :
Ya Allah.. aku memang bukanlah wanita yang baik,namun santunkanlah aku dalam berucap,berperilaku,dan dalam caraku memperlakukan orang lain ya Rabb. 
Jangan biarkan aku terlalu mencintai makhluk ciptaanMu daripada engkau yang maha besar.Jadikanlah aku pribadi yang tenang,pribadi yang kuat,dan solehakanlah aku.
Pilihkanlah segala yang terbaik untuk hidupku apapun itu ya Rabb,aku sungguh berserah diri padaMu di setiap untaian doa yang ku panjatkan.
Jadikanlah aku pribadi yang selalu berprasangka baik atas semua keputusanMu.

Aku memang tak pandai dalam merangkai kata.Namun hanya ini yang dapat ku lakukan untuk menuangkan segala kegelisahan hatiku. Untuk yang menyempatkan diri membaca dan mengikuti curahan hatiku di Blog  ini terimakasih,Aku sadar Blog ini jauh dari kata sempurna.
aku sungguh newbie dan hanya ingin sekedar menuliskan perasaan2 ini. :)

Minggu, 03 Januari 2016

Awal ku mengenalmu

Awal ku mengenalmu..
Semua terasa begitu indah,dan kini saat-saat itulah yang kurindukan.Saat dimana kau dengan sabar menjalani proses perkenalan denganku,mendapatkan simpatiku, berusaha mendapatkan perhatianku,serta berusaha mendapatkan hatiku.

Kamu..
Iya kamu,sosok yang kurindukan saat ini sebagai rasa sakit yang tak pernah usai.
1 bulan lebih,Sesingkat itu waktu yang ku perlukan untuk mengenal kamu. MUNAFIK! dan kata ini lah yang cocok untuk menggambarkan bagaimana sosok kamu sesungguhnya.
Aku hargai kejujuran kamu yang mengatakan jikalau kamu bosan padaku,namun hal yang tak bisa ku toleransi darimu adalah setiap jengkal kebohongan yang kau ciptakan. Aku selalu menekankan bahwa kejujuran itu sangatlah penting,karena itu aku selalu mencoba jujur padamu.
namun kau? kau tak pernah bisa jujur padaku,jangankan padaku. dengan hatimu sndri saja mungkin kau tak akan pernah bisa jujur sampai detik ini.

Kisah kita begitu rumit,aku sendiri pun masih tak percaya cerita kita usai begitu cepat. Kamu dulu berjuang meyakinkan aku,dan aku bersedia menaruh keyakinan dan harapan besarku padamu.
Tapi setelah semuanya terjalin,kamu tega meruntuhkan tembok kepercayaanku selama ini yang sudah susah payah ku bangun. Disaat luka lama penghianatanku belum sembuh,kamu tega membuat luka lama itu menjadi semakin memburuk dari waktu ke waktu.

Bodohnya aku yang terlarut dalam kata manismu. Maafkan aku yang selama ini egois padamu,maafkan aku yang selalu menuntut lebih perhatianmu,maafkan aku selalu merepotkanmu,tapi taukah kamu mengapa aku seperti itu?
Aku seperti itu karena aku teramat menyayangimu...

Namun jika dengan cara menyakitiku membuatmu bahagia,maka lakukanlah
Aku tak meminta apapun darimu, aku tak meminta intan permata ataupun segunung batu mulia,yg ku butuhkan selama ini hanyalah Kejujuranmu. Namun apa yang ku dapatkan ternyata tak sesuai harapan. Beginikah caramu memperlakukan wanitamu? Ternyata aku baru menyadarinya. Jangan kau ulang hal seperti ini pada pendampingmu kelak,cukuplah aku yg menjadi korban dari smua ketidakadilan ini.

Satu pesan yang harus kau ingat, Jika percaya sudah kau hancurkan kata maaf pun tak ada artinya.